Dulmuluk Kontemporer
Dalam Episode Sayembara Putri Raja
Pada zaman dahulun kala tersebutlah sebuah kerajaan bernama IKABI darussalam , dipimpin seorang raja yang adil arif bijakasana, didampingi oleh seorang permaisuri yang cantik jelita, baginda dikarunia seorang putri yang rupawan…namun……..
Suasana di istana kerajaan Palembang Darussalam yang berada di tepi Sungai Musi. Tampak tiga orang memasuki ruangan sambil menyanyi “RACUN” the cangcutter
1. Kadam:Racun…Racun…Racun…Wanita Racun Dunia..membuat aku tidak berdaya..aaaaahhhhhh

2. Dayang: Oi, Kadam, jadi-jadilah mengatakan wanita itu racun dunia…..buktinya laki-laki di mana-mana minum racun berkali-kali juga gak masalah, malah sudah dapat satu racun masih nyari racun lain

3. Kadam : Oh, yang itu istilahnyo bae…..jangan tersinggung, yang. Oh iya penonton perkenalkan, Beta Kadam pelipur lara, merangkap biro konsultasi janda muda bergoyang ngecor dengan gelar Mang Juhai mencari cinta……..Nah, Dayang silahkan memperkenalken diri dulu…..

4. Dayang: (Lagu wonderwoman- wulan) Aku bukan wonder woman mu yang bisa sanggup menahan rasa sakit tanpa anestesi dulu…..aku hanya dayang istana yang kerjanya menjaga puteri raja… aku punya nama…..sidayang pemikat semua….
5. Khadam: Oi…alangkah patennyo suara dayang kitoh nih……Yang, caknyo tuh rombongan raja mau masuk…kita sambut yoook??
6. Dayang : Yuuuukkkk
Raja dan rombongan memasuki Istana di iringi lagu Gending Sriwijaya
7. HB 1: Hadirin sekalian Raja Kerajaan Ikabi Darussalam memasuki istana. Hadirin dimohon berdiri. Tidak berdiri pun tidak apa2………
8. (Raja dan rombongan masuk, senyum kiri salam kanan, ke arah penonton diiringi lagu tari tanggai)
9. HB1: Menyanyikan lagu Kebanggaan….

10. Dayang: Marilah kita bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan……..dimulai hitungan keempat………..Ambil suara Ku….Ku…..Kita mulai dlm hitungan ke tiga….1…2…3….Ku akui keti ini tak bau lagi…..sudah ditangasi…kuakui keti ini tidak berbulu lagi…sudah dicabuti…….ou wo wo……..selesai.

11. Raja: Wahai penonton yang bijak bestari, beta Raja ini negeri, Negeri Ikabi Darussalam, Beta Sultan Raden Muhammad Muhlis Ramli , bergelar SpB(K)Onk.

12. Khadam: Baginda SpB(K)Onk tuh apa artinya?

13. HB2 (banci): SpB(K)Onk itu singkatan dari Sultan Pandai serta Bijak dan Tak pernah Boong.

14. Raja: Benar sekali Khadam jangan di rubah lagi…………

15. Khadam1:Payooo…CATEETTTT

16. Permaisuri: Hamba Permaisuri Bunga Citra, bergelar Ratu BCT. Istri setia soleha cantik manis rupawan pengertian dan mengerti kebutuhan suami…benar nggak baginda.

17. Raja: ya…ya…ya

18. MM: Perkenalkan hamba Mamanda Menteri ini negeri Syamsu Hidayat Tahalele DUMBO Alsof, bergelar DSTC, atau Datuk Sakti Tanpa Cela

19. Raja: Mamanda Menteri bagaimana keadaan ini negeri?
20. MM: Ampun Tuanku, negeri ini aman dan tenteram, rakyat dari desa ke kota semua bahagia.
21. Kadam: Tapi tuanku banyak rakyat di jalan-jalan berjejer bawak jerigen tuanku…sampe keringetan tuanku.
22. Raja: Wah…apakah benar itu mamanda?
23. MM: Ampun taunku, rakyat berjejer itu hanyalah orang yang ingin ikut audisi memimpin orkes kerajaan, supaya bisa jadi sejenis idola orkes, rajo…
24. HB2: Oi, mamanda…yang memimpin orkes simponi itu dirijen….yang dibawak orang-orang itu jirigen…lain maknanyo….
25. MM: Oh, maaf, saya salah…data intelegent saya kurang akurat paduka.
26. Kadam: alangke pintar ngomong mamanda menteri ini.
27. HB2: Ya, la benar juga lah yaw…kalau gak pinter silat lidah…pasti dia gak jadi mamanda menteri..pasti jadi kadam….
28. Raja: Sudahlah, tak usah dibahas lagi….Dinda permaisuri……Dari tadi saya tidak melihat Putri Cek molek, Dimanakah gerangan puri kita berada ?.
29. Permaisuri: Ampun paduka yang gagah perkakas ….eh salah…gagah perkasa Putri Cek molek sekarang sedang terbaring dikamarnya dan nampaknya sedang sakit.
30. Raja: Putri Cek molek sekarang sedang sakit???
31. HB2: Oh, tidak……puteri…..kenapa jadi begini?
32. Kadam: Lha ngapo kau histeris cak itu?
33. HB: Begini kadam, kalau puteri sakit…dia lemah sekali…makan tak mau, minum tak mau, bahkan eek pun tak mau…..lama-lama perutnya bisa gembung tuanku…..enak kalau gembung isi bayi, ini isi skibala tuanku
34. Raja: Sakit apakah Gerangan Putri-ku?
35. Permaisuri: Ampun Kakanda, Menurut Tabib istana putri kita sedang mengeluh bahwa nenen bengkak dan sudah dicoba diobati, tetapi tidak bisa tuanku
36. Raja: Ha..?…. Kalau begitu .. Mamanda Mentri segera cari tabib yang pintar di seluruh pelosok negri…
Barang siapa yang dapat menyembuhkan Putri Beta.. akan Beta beri hadiah yang melimpah..
37. MM: Baik tuanku..HB segera buat pengumumannya!
38. HB1: Baik tuanku
39. Raja: Baiklah Permaisuri ku mari kita kembali keperaduan….
40. Permaisuri: Baiklah sudah lama kita tidak beradu….
41. Raja: Mari kita Beradu….

Baginda raja ,MM, Permaisuri, Dayang, HB1 meninggalkan istana di iring lagu Dulmuluk

42. Kadam: Nah, Hulubalang lentik, umumkanlah sayembara kito….
43. HB 2: Tung..tung..tung…Pengumuman.. di umumkan keseluruh negeri barang siapa yang bisa menyembuhkan tuan putri dari sakit yang dideritanya, apabila seorang pria maka akan dinikahkan dgn putri, tetapi bila perempuan akan diberi hadiah yang banyak. Dan ingat, dalam sayembara ini tidak diadakan surat menyurat, telpon telponan dan SMS-SMS an. Apalagi ada yang coba-coba transfer ke rekening 12345678 di Bank IKABI.
44. Kadam: Oi lentik kau bilang dak pake macam-macam.. ngapo kau kasi tau no rekening itu…gek kau ketangkep KPK.
45. HB 2: Maaf HB aku keceplosan… Sudah Kebiasaan?.ada berapa yang sudah transfer?………eh salah yang sudah daftar……………
46. kadam: ada 100…..
47. HB2: Dam bagaimna kelengkapan Administrasinya
48. Kadam: Yang punyo STR dan izin Praktek Cuma 5 orang Bos…
49. HB2: Lha yang lain selama ini praktek pake apo?
50. Kadam: Pake surat TUGAS , kali. Kan lebih mudah ngurusnyo. Baiklah Dukun pertama, masukkkkk….

Dukun Batak Masuk di iringi lagu Bangun tidur kuterus mandi
51. Dukun 1 : Ucok bangun Sitorus mandi, simatupang menggosok gigi, sibarani sipasaribu, membersihkan napitupulu………HORAS BAH
52. Kadam: Oi, alangkah hebatnyo. Coba perkenalkan diri dulu LAE
53. Dkn Btk: Selamat malam penonton perkenalkan Nama saya …. Emir Pasaribu Gerobakpasir gerombolan Batak sulit diusir..bergelar SpBKBD.
54. Hb2: Trus SpBKBD itu apa lae?
55. Dukun 1: Spesialis Bedah khusus Buah dada.
56. Dukun1: Mana tuan putrinya biar aku periksa tapi kalau bisa janganlah pula ditempat terbuka di depan umum begini sebab aku dengar yang sakitnya itu bagian Tetek-nya ya? betul begitu lay?
57. Dayang : bukan Tetek lay…Tapi NeNen…
58. Dukun 1: Di medan enggak ada itu nenen yang ada itu tadi yang aku sebut tadi….Ya Tetek-lah.
59. HB2: iya betul sakitnya memang disitu dan kami sudah menyiapkan tempat periksa khusus,
60. Khadam : coba jelaskan dulu bagaiman cara Lay mengobati putri kami..
61. Dukun 1: tak usalah aku menjelaskan kepada kalian tapi yang penting putrimu nanti sembuh bgm?
62. HB 2: Sudahlah kalau begitu, kami persilahkan abang lae mulai mengobati putri Kami.
63. Khadam:kami persilakan masuk., Dayang coba antarkan dukun batak ini.
64. Dayang : Baiklah silahkan tuan dukun.

Kemudian Dukun dan dayang masuk ke kamar periksa yang lain memperhatikan dgn seksama
65. Dayang : Oi Mbah dukun Bukan aku yang sakit, ih…ih… tapi tuan putri, geli ah….au..au..kurang ajar ye awas
kau…tolong…tolong…tolong…..
66. Dukun 1: wah sory ku kira kaulah yang sakit sebab kamar ini remang-remang, aku tak bisa melihat jelas mana kau mana pula putri-mu itu, tapi tak apalah setelah aku periksa ternyata kau boleh juga. Maksudku kau sehat juga gitu..
67. HB 2: Ada apa Dayang… kalian berdua cepat keluar dari kamar periksa

Dukun dan dayang keluar dari kamar periksa.
68. Khadam: oy batak jangan cari Kesempatan dalam Kesempitan
69. Dukun 1: Wah..menurut pemeriksaan ku putri mu ini tidak sakit apa-apa.. Cuma biarlah kukasih obat untuk 1 minggu ini nanti kita lihat hasilnya, tapi bila sudah sembuh jangan lupa nanti kutagih hadiahnya. Sekarang aku pamit Dulu…Horas…..
70. HB 2: Sekarang kita panggilkan dukun dari Padang

Dukun Padang dan Asistennya masuk diiringi lagu tari piring
71. Dukun 2: Saalamaik malam Khadam… Ambo dukun santiang dari Gunuang Singgalang….. Namo ambo Kamardi Thalut bin Ismail Rivai bagala datuak rajo di langik buayo di darek….
72. HB 2 : Ondeh mande.. jauh sekali tuanku datang kesini.. Naik Apa tuanku..
73. Dukun 2: Dari padang ambo naiak kapatabang.. kamudian ambo naiak oto ta kali ciek…
74. Khadam: ta…kali ciek apo itu tuanku…. kami tidak mengerti
75. Dukun 2: Itu oto yang ado tulisan diatehnyo ta kali ciek
76. HB2 & Khadam : Ohh TAXI
77. Dukun2: saya Bawa asisten coba uda perkenalkan diri kepada baginda Rajo ini
78. Asisten dukun: Nama awak……….
79. Khadam 2: Cobalah tuan-tuan obati putri kami
80. Dukun 2: Hadirin sekalian mari-mari yang jauh mendekat yang dekat merapat. Rumah baru jendela kaca Barang baru banting harga..ubek-ubek….
81. Khadam : Wai tuanku ini bukan nak ngobati Tuan Putri tapi nak bejualan Obat….Bubar-bubar…….bubar-bubar…..
Dasar dak bisa melihat agak rame sedikit mulai nak bejualan.
82. HB 2: Sekarang kita panggilkan dukun dari luar negeri kalu-kalu ado yang berhasil dam..sekarng dukun Arab kami persilahkan masuk

Dukun arab masuk di iringi lagu Zakia
83. Dukun 3: Assalamualikum ya ahlil kubur..ahlan wa sahlan
84. HB 2: waalaikum salam…dam kito nih diangapnya mayat dalam kubur dam..
85. Khadam : Yo …Wan apo maksudnyo ahli kubur yang kau maksud/
86. Dukun 3 : maksud ana ini adalah kumpulan para ahli bedah dan Waktu saya masuk Negeri ini semuanya bermuram Durja sepertinya negeri ini sedang bersedih…makanya saya sebut kalian ahli kubur…faham kalian?..dasar ente Bahlul! Oh ya apa benar Putri kalian sedang sakit?….Nanti saya yang menyembuhkan tapi jangan lupa kalau sudah sembuh itu harim buat saya…setuju.
87. Dayang: Jangan khawatir wan………auh…..
88. khadam: wan siapo nama wan?
89. Dukun 3: ..asma ana busana bin ledeng
90. Kadam: Nah, benerlah kamu nih teroris pembawa senjata biologis pemusnah masal?…..
91. Dukun 3: La..ana hanya membawa senjata biologis pemuas syahwat…. Baiklah dimana tuan putrimu? saya mau mernyembuhkannya dengan ramuan khusus yang berasal dari minyakonta…Minyak ini akan saya oleskan kebagian yang sakit biar tuan putri sembuh..setuju?..khair..
Baru masuk sebentar Dukun arab langsung Keluar.
92. Dukun 3: Wah saya tidak jadi mengobati tuan Putri…masya Allah
93. Khadam: Kenapa Wan?
94. Dukun 3: Haram? Bukan Muhrim..Kalian tidak memberi tau bahwa yang sakit bagian terlarang…ana tidak sanggup!
95. HB2: Mengapa Wan?
96. Dukun 3: Sebab ana tak sanggup melihatnya …ana .mau pipis…lagi pula tugas ana biasanya bukan mengecilkan yang besar tapi membesarkan yang kecil….ana….pamit dulu…assalmualaikum.
97. Khadam: yah sudah waalikum salam.
98. HB2: Sekarang kita panggilkan dukun dari Cina …Kami persilahkan masuk

Dukun Cina Masuk diiring lagu Drunken Master
99. Dukun 4: hayya oei datang jauh-jauh, katanya tuan-tuan punya Raja ada punya sayembara…
100. Khadam: oi …Kong siapa kau ini? Perkenalkan diri dulu..
101. Dukun 4: Hayya oei bukan Kingkong…Oe mau menyembuhkan tuan putli ente punya.
oei datang jauh dari negeli cina..lo kila bawa pempek dasar tolol…oei mau coba ini obat, lamuan dan ini alat khusus buat
bikin sembuh elo punya tuan putli.
102. HB2: Bagai mana caranya Kong.
103. Dukun 4: oei nggak bisa kasih tahu lo olang semua…hayya ini lahasia pelusaaan..nanti lo pada menilu..oei punya usaha bisa bangklut..hayya..
104. Khadam : dayang antarkan dukun ini untuk memeriksa……
105. Dukun 4 : Oei mau masuk tapi elo harus kasih persekot dulu…
106. HB 2: wai dukun ini otak bisnis Nian..kami tidak bawa cash…
107. Dukun 4: Hayya….gak usah cash tunai oe bawa alat gesek-gesek
108. HB2: Sini kong aye gesek,, crettt
109. Dukun 4: Haya…kurang wo
110. HB 2 : gesek lagi yo……crettt
111. Dukun 4: Kamcia..kamcia…
112. Dayang : ayo mbah dukun saya antar masuk
113. Dukun 4: Sebental saya mo ambil saya punya peralatan di mobil saya
114. Khadam : ya sudah ambilllah…
147 Khadam : wah kok nggak kesini lagi engkong tadi?.
148 HB 2: Wah kita ditipunya……padahal aku sudah gesek-gesek sampe lecet-lecet…dak ada hasil….sudahlah kita panggil dukun berikutnya saja.

Masuk Dukun Dari Jawa di iringi lagu cucak rowo.
115. Dukun 5: Sampurasun…..
116. HB 2: campur-racun ..apo maksudnyo dam?
117. Khadam: Bukan Campur-Racun HB tapi Dio tuh dari rumah Susun … Silakan masuk Mbah..
118. Dukun 5: Mohon maaf apa benar di sini tempat sayembara..kisanak?
119. HB 2: Tau nian dio dam kito beduo nih besanak
120. Khadam: Ai mantap nian dukun ini dam…
121. HB 2: Benar mbah dukun kami beduo ni Besanak
122. Dukun 5: Perkenalke Asma kulo adalah …………….Ki Jogo Bodo. Kulo akan mengobati Tuan Putri
123. Kadam: Apo artinya Jogo bodoh
124. HB2: Boleh.mbah…Dayang! antarkan mbah dukun ini
125. Dayang: Ayo Mbah …hati-hati nanti teduduk……
126. Dukun 5: Ah gak usah masuk kekamar periksa dari bsini saja nanti saya terawang…..

DIIRINGI LAGU MBAH DUKUN ALAM.

127. Khadam : Bagaimana Mbah dukun?
128. Dukun 5: menurut saya penyakit Tuan Putri sudah cukup berat saya tidak sanggup mengobatinya, saya konsulkan dulu dengan senior saya dukun sakti dari Mumbai india mbah Mari Bam. Sebentar saya telpon dulu………

Kemudian terjadi percakapan antara jogo bodoh dan mbah mariBam..

129. HB 2 : Bagaimana Mbah..apa kata seniornya..
130. Dukun 5 : Segera siapkan OK.. Tuan putri harus dioperasi
131. Dayang: Sekarang mbah operasinya……
132. Dukun5: Nggak…tahun depan operasinya…..ya sekarang lah…..Sudahlah saya ini tidak mau banyak basa-basi dan ingat saya tidak bisa lama disini saya harus cepat ke rumah sakit laen. sebab pasien saya yang laen sudah banyak yang menunggu…
133. HB: khadam dan dayang ….siapka ok segera..
134. Khadam dan HB: siap komandan..
Kemudian HB dan Kadam menyiapkan OK …….
135. Khadam: Silakan Mbah ….mulailah operasinya….Ok nya sudah siap….sekarang kami panggil dulu pasiennya……
136. Dukun 5: Ayo segera kita mulai operasinya….
Kemudian prosesi pengobatan dimulai. DAN MUSIK DGN SUARA-SUARA
134. Dukun 5: Wah putrimu memakai silicon ya…..lihat ini nampaknya APA YA???…. ini seperti payudara buatan yang yang sdh rusak berat….tapi sudahlah yang penting Pengobatannnya selesai dan ini tumornya..
135. Khadam : Wah hebat mbah..jadi tumor tuan putri bisa disembuhkan?
136. Dukun 5: Sudahlah saya sibuk jangan banyak tanya-tanya….Sekarang saya mohon pamit dulu, saya mau operasi di Malaisia dan Hongkong…oh ya hadiahnya tidak jadi saya ambil…saya minta ganti saja ya…
137. HB2: Baiklah mbah terima kasih rupanya kami tidak sia-sia mendatangkan mbah dukun jauh-jauh, pengobatannya cepat dan tepat sekali..
138. HB2: Oh iya mbah…..lewat sini mbah……wah hebat….
139. Khadam: wah memang hebat lihat tumornya sebesar bola tenis. Sekarang kita laporkan ke baginda bahwa penyakitnya sudah disembuhkan.
140. HB2: Mari kita laporkan kepada Baginda Raja.
141. Khadam: Nah itu Baginda Raja dan rombongan sepertinya akan menuju kemari ayo kita bersiap menghadap baginda Raja. Dan kita laporkan segera.
142. Raja: Bagaimana Hulubalang apakah sudah ada hasil pengobatan para dukun itu.
143. HB 2: Daulat paduka Baginda raja kami laporkan bahwa metode pengobatan dukun dari jawa dan mbah joko bodoh dari India ternyata yang berhasil mengoperasi tumor di nenen Putri Baginda.
144. Khadam : Ini Tumornya baginda,
145. Raja: Wah hebat segera berikan hadiah kepada Dukun yang sudah berhasil itu.
146. Raja: Kuperintahkan kalian untuk mengumumkan ke seluruh negeri kita adakan pesta 7 hari 7 malam untuk menyambut kesembuhan putri ku.
148. HB1: Baiklah Baginda

Akhirnya penyakit aneh pada Nenen Putri Cek Molek berhasil disembuhkan oleh dukun sakti dari Tanah Jawa Mbah Jogo Bodoh, sehingga Baginda Raja menjadi sangat berbahgia….namun….terjadi kesalahan operasi…………..yang dioperasi ternyata bukan tuan puteri melainkan………..

Tiba-tiba dari kamar operasi terdengar Jeritan histeris Dayang sambil menangis………

149. Dayang : Waaaaa…..Waaaaa…..mbah dukun kembalikan nenen saya … kembalikan nenen saya…… kembalikan nenen saya…………saya nggak terima…….pokoknya saya tidak terima….kembalikan…..nenen saya….
150. Khadam: Wah gawat HB itu Bukannya tumor tuan putri tapi nenen Dayang…mbah dukun salah operasi…Pantesan aku tadi pegang-pegang kok rasanya akrab dengan kekenyalan benda ini
151. Raja: (pegang tumor) Iya…saya juga rasanya sering memegang sekenyal ini…rupanya punya si dayang…Wah bagai mana ini..Cepat tangkap dukun ceroboh itu….
HB1: Hadirin sekalian….KEJAR………